Semakin banyak generasi muda yang berani unjuk gigi. Entah itu dalam hal yang positif maupun negatif. Ya itulah semangat anak muda. Ia ingin dunia mengakui keberadaannya. Masa muda menjadi masa paling tepat untuk berkarya, walau pun demikian semangat muda yang menggebu-gebu pun ternyata sering sekali mengalami pengendoran, kehilangan motivasi bahkan tak sedikit yang memilih berhenti berkarya dengan dalih mencoba hal baru. Memang tidak salah untuk mencoba hal baru, tapi bukankah fokus dan menjadi seorang ahli itu lebih baik?
Sobat muda semua, sejak menjalankan Lagubagusku.com ini saya semakin mengerti tentang indahnya berkarya. Meski pun banyak keraguan dan ketidakpastian yang membayangi impian saya, namun tak disangka justru dengan sebuah motivasi yang kokoh, semangat pun seolah bisa kita kendalikan. Istilahnya, kalau semangat kita kendor, kapan pun dan dimana pun atau mungkin karena sebab apa pun, maka ketika kita ingat kembali motivasi dan alasan mengapa kita memulai sebuah pilihan yang akhirnya kita jalankan, dengan sendirinya semakan itu tumbuh lagi. Itulah yang saya rasakan sampai saat ini.
Ada banyak alasan untuk menghancurkan semangat berkarya kita, tapi satu motivasi yang kuat dapat melesatkan semangat kaula muda. Sepertinya di sini lah manfaatnya keadaan labil seorang muda, mudah dipengaruhi, mudah dikendalikan. Jadi, sayang sekali jika kita membiarkan diri kita dipengaruhi bahkan dikendalikan ke arah yang tidak bermanfaat.
Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk melejitkan semangat, salah satu cara yang menurut saya paling baik dan paling saya sukai adalah dengan membaca buku / menonton tayangan yang memotivasi. Memang, motivator terbaik adalah diri kita sendiri. Tapi, kalau diri kita telah lepas kendali dari jalur yang menjadi visi, maka motivasi itu balik menjadi pendorong yang merugikan yang justru membawa kita jauh dari jalur visi kita. Oleh karena itu membaca dan menonton / mendengar informasi positif lebih baik daripada menciptakan motivasi (baca: informasi) sendiri.
Fakta berita beberapa bulan terakhir menunjukan tingkat kematian bunuh diri semakin meningkat di Indonesia. Hal ini seperti yang disampaikan oleh mas Ippho Santosa dalam bukunya yang berjudul "7 Keajaiban Rezeki" bahwa jumlah kasus pembunuhan di dunia itu kalah banyak dengan jumlah kasus bunuh diri. Alih-alih menyelesaikan masalah, malah bunuh diri untuk memulai masalah baru yang dibawa ke akhirat. Sangat disayangkan. Nah, sebagai generasi muda sejati, ayo saya mengajak sahabat semua untuk terus berkarya walaupun karya kita masih dipandang sebelah mata, yakinlah siapa yang menanam ia yang menuai, manjadda wa jadda.
Pertanyaan yang mengakhiri postingan kali ini. Mengapa perjuangan itu pahit? Tentu, karena kesuksesan itu manis. Tetap semangat berkarya, tunjukkan pada dunia bahwa generasi muda Indonesia itu ADA. :-)
Founder Lagubagusku.com
No comments:
Post a Comment
Sampaikan komentar anda! Kritik dan saran yang membangun sangat kami nantikan demi perbaikan layanan Lagubagusku.com.